Inilah Aku ^_^

Senin, 26 Oktober 2015

Kelahiran anak keduaku (Arvara Orya)

Kelahiran anak keduaku (Arvara Orya)

Mempunyai anak merupakan sebuah anugerah yang tak ternilai apalagi mempunyai anak lebih dari satu adalah sebuah kebahagiaan yang amat sangat lebih. Aq dulu mempunyai keinginan untuk memiliki anak lagi jika aq jadi PNS atau mempunyai pekerjaan yang mapan. Dan akhirnya ketika aq diterima menjadi PNS di Baamla RI tahun 2015 saat itu juga Istriq d bulan Februari memberi kabar klo dia sedang hamil.

Kehamilan anak kedua merupakan masa2 sulit bagiq dalam arti karena aq tidak dekat dengan Istriq. Saat itu aq berdinas di Bangka belitung dan Istriq berada di Kota Mojokerto. Aq gak berani ajak Istriq ke Bangka karena banyak pertimbangan karena rata2 saat itu aq dinas hanya 7 bulan saja sehingga aq tidak mungkin memindahkan Istriq dari Babel di Usia hamil ke 7 bulannya. Maka dari itu aq bertahan untuk menaruh Istriq di Kota Mojokerto saja. Sesekali aq dapat p[ulang ke Mojokerto untuk bbrp hari. Berat rasanya, tp aq selalu berdoa untuk kesehatan Istriq dan bayi yang sedang dikandungnya.

Selalu berdoa dan sabar jauh2an, akhirnya di bulan Agustus 2015 kami angkatan V Bakamla yang bukan putera puteri daerah semuanya ditarik ke  Jakarta untuk mengikuti kegiatan Pra Jabatan. Ketika di Jakarta Alhamdulillah aq bisa beberapa kali ke Mojokerto berkumpul bersama keluarga dan membangun mental istriq mempersiapkan kelahiran yang kurang beberapa bulan lagi. Setelah beberapa bulan aq di Jakarta tibalah saat dimana aq akan mengikuti kegiatan Pra Jabatan di Ciawi, Bogor pada 19 Oktober 2015. Di situ aq mulai galau karena tanggal tersebut mendekati waktu kelahiran anakq yang kedua, karena aq harus di Ciawi sekitar 3 bulan lamanya.

Inilah dimana moment menentukan terjadi, saat itu aq memberanikan diri untuk ijin untuk pulang sebelum aq benar2 e Ciawi, Bogor selama 3 minggu kedepan. Aq ijin tidak masuk pada tanggal 16 Oktober 2015 dan aq dari Jakarta tanggal 14 Oktober 2015 Sore karena pada tanggal 15 Oktober 2015 tanggal merah. Aq mempertaruhkan waktuq, jika aq pulang namun anakq belum lahir maka setidaknya aq bisa mencium perut Istriq sebelum akhirnya benar2 tidak bisa ke Mojokerto selama 3 minggu kedepan.

Sumber gambar http://kalenderindonesiaonline.blogspot.com/

Dan keajaibanmu terjadi, saat itu Istriq tidak merasakan apapun dan kami juga melakukan kegiatan seperti biasa. Ketika hari Jumat malam kami akan jalan2, Istriq mengeluh sedikit nyeri di perutnya. Akhirnya aq putuskan sebelum jalan2 aq mengajak Istriq untuk kontrol karena mungkin aq tidak bisa mengantar lagi untuk 3 minggu kedepan. Setelah sampai di tempat persalinan di Klinik Ananda dekat Terimal Mojokerto ternyata Istriq sudah buka'an 3 dan disarankan untuk menginap. Akhirnya aq putuskan Istriq untuk menginap menunggu perkembangan proses persalinan.

Senin, 05 Oktober 2015

Dinas Luar pertama dan bertemu Mertua di Lombok secara Gratis!!!

Dinas Luar pertama dan bertemu Mertua di Lombok secara Gratis!!!

Sudah 3 tahun lebih Aku tidak pernah bertemu dengan kedua mertuaku yang berada di Lombok-NTB sejak acara pernikahanku dengan anak mereka. Bukan Aku yang tidak mau bertemu, tetapi waktu yang menghalangiku untuk bertemu. Meskipun Aku tidak pernah mengunjungi mertua, tetapi Aku tetap memberikan waktu Istriku untuk pulang kampung dan bertemu kedua Orangtuanya dan keluarga besarnya.

Mungkin akhir September 2015 ini adalah hari keberuntunganku, keberuntungan yang tidak aku sangka mendapatkannya. Aku mendapatkan Surat Perintah untuk menghadiri Acara yang diadakan oleh Bakohumas di Mataram-NTB. Aku tidak sendirian, Aku ditunjuk untuk mendampingi Senior Saya SHR (35) untuk menghadiri acara tersebut. Lokasi acara tersebut berada di Lombok Plaza Hotel Jl. Pejanggik tepat sebelah barat warung mertuaku yang sempat beliau tempati 4 tahun silam. Aku sangat hafal sekali lokasi acara tersebut karena berada di pusat kota Mataram NTB.

Perasaanku sangat bahagia ketika mendapatkan surat perintah dinas luar yang tujuan lokasinya tidak jauh dari rumah mertuaku saat ini. Hatiku senang tidak kepayang, mendapatkan surat perintah ini seperti "menyelam sambil meminum air". Aku menjalankan tugas sambil bisa bertemu kedua  mertuaku dan keluarga besar Istriku di Lombok. Aku sengaja untuk tidak memberi kabar tentang kedatanganku, selain Aku tidak ingin mereka repot-repot mempersiapkan segala sesuatu, Aku juga tidak bisa menjamin diriku untuk bisa datang berkunjung karena takut akan keterbatasan waktu.

Aku mendapatkan Surat perintah untuk berangkat pada tgl 29 September 2015 dan kembali ke Jakarta pada 01 Oktober 2015. Akan tetapi, setelah cek jadwal penerbangan secara online, ternyata semua penerbangan dari Lombok ke Jakarta hanya ada siang hari. Atas pertimbangan tersebut, akhirnya kami diizinkan untuk kembali dari Lombok pada tanggal 02 Oktober 2015. Setelah mengurus administrasi, akhirnya kami berangkat pada 29 September 2015 menggunakan Lion Air JT 0605 pada pukul 20:00 WIB dan kembali secara transit dari Lombok ke Jakarta menggunakan Citylink QG 661 & QG 184 pada pukul 12:00 WIT.

Minggu, 14 Juni 2015

Lomba HUT RI ke 70 di Pulau Semujur, Bangka Tengah

Lomba HUT RI ke 70 di Pulau Semujur, Bangka Tengah

HUT RI ke-70 tinggal 2 bulan lagi, tetapi instansi saya memerintahkan untuk segera melaksanakan kegiatan Lomba menyambut HUT RI ke-70 sebelum bulan Ramadhan. Kegiatan Lomba tersebut meliputi Lomba memancing dan Lomba Catur yang akan di adakan di Pulau Semujur Bangka Tengah. Kami memilih mengadakan Lomba di Pulau semujur karena kami ingin mengadakan Lomba untuk Desa Pesisir di pulau Bangka.

Kami berangkat dari Pangkalpinang pada 13 juni 2015 pagi jam 06:00 WIB membawa segala perlengkapan untuk kegiatan Lomba tersebut menuju pantai di Tanjung Gunung. Kami menyeberang ke Pulau semujur menggunakan Perahu yang sudah di pesan sebelumnya. Perjalanan kami dari Tanjung Gunung menuju Pulau semujur memakan waktu sekitar 40 menit. Cuaca pagi ini sangat cerah dan ombak juga tidak terlalu besar, jadi perjalanan kami lancar dan aman.
Persiapan berangkat ke Pulau Semujur

Kami tiba Pulau semujur sekitar pukul 8 pagi dan langsung mempersiapkan diri untuk acara pertama, yaitu Lomba memancing. Sebelum acara dimulai, Kepala Kantor kami membuka acara tersebut dan para warga pulau semujur menyambutnya dengan antusias yang cukup tinggi terhadap kedatangan kami. Di pulau semujur hanya terdapat sekitar 44 sederhana rumah dari kayu dan mata pencaharian mereka sebagai Nelayan dan petani Rumput Laut. Karena mereka hobi sekali memancing, pendaftarnyapun sangat banyak sekali.

Jumat, 20 Maret 2015

Gaji Pertamaku untuk Ibuku

Gaji Pertamaku untuk Ibuku

Lulus sekolah atau kuliah bukanlah akhir dari perjuangan kita dalam hidup, tetapi merupakan awal kita dalam menempuh hidup ke tahap lebih lanjut. Tidak sedikit berkas lamaran yang terkumpul di perusahaan menumpuk begitu saja. Itulah fenomena yang terjadi, perjuangan mencari pekerjaan setelah kita berjuang belajar di sekolah atau kuliah. Seperti kesulitan mencari kerja yang aku alami. Setidaknya aku pernah mengirim beberapa berkas lamaran fisik ataupun soft file secara random ke perusahaan pabrik di daerah Ngoro-Mojokerto.

Aq lulus kuliah Oktober 2013 tetapi aku dapat wisuda pada Maret 2014 dikarenakan kelalaianku dalam terlambatr pembayaran uang wisuda. Setelah mendapatkan ijazah asli dari kampus, aku pun sempat berkeliling daerah komplek pabrik di Ngoro-Mojokerto bertanya ke satpam tentang lowongan pekerjaan untuk ijazah S1. Setelah beberapa kali mencari info secara langsung ataupun online, akupun sempat mengirimkan beberapa berkas lamaran ke berbagai perusahaan. Dan alhasil dari rentan waktu April s/d Agustus 2014 Aku mendapatkan 3 kali proses Tes kerja dan ketiganya Aku tidak mendapatkan panggilan :D

Senin, 16 Februari 2015

Pertama Kali Naik Pesawat

Pertama Kali Naik Pesawat

Selama ini aq udah pernah mencoba berbagai alat transportasi umum untuk jalur Darat dan Laut, kecuali Udara. Dari dulu aq ingin tau seperti apa rasanya naik Pesawat dan Alhamdulillah di umurku yg ke 26 ini aq bisa merasakan bagaimana rasanya menaiki alat transportasi Udara yang aq inginkan selama ini.

Aq bisa naik pesawat secara gratis karena aq ditugaskan oleh Kantorku untuk bertugas ke Ground Station Badan Keamanan Laut Bangka Belitung yang berlokasi di Kota Pangkalpinang. Segala tiket dan uang saku perjalanan sudah ditanggung oleh Kantor aq. Aq berangkat menuju Bandara menaiki Bus Damri dari Stasiun Gambir, Jakarta. Biaya untuk menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta sangatlah murah hanya Rp 40.000,- 

Tiket Bus Damri
Perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Bandara Soekarno Hatta hanya memakan waktu 60 menit saja. Dan alhamdulillah perjalanannya aman dan lancar tidak terkendala macet meskipun hujan mengguyur Kota Jakarta. Setibanya di Bandara aq dan temanku melakukan Check in Tiket, aq tidak mengerti apa-apa dan hanya mengikuti arahan dari teman aq saja. Setelah Check-in dan menaruh barang untuk diletakkan di bagasi, kamipun mendapatkan struk tiket bukti kami sudah membayar perjalanan.

Tiket Pesawat
Saat perjalanan akan masuk ke tempat pemberangkatan, aq pun sangat terkejut ketika ada yang namanya Aiport Tax. Biayanya benar-benar gila, yaitu
 

Ad Placement