Teknologi internet saat tahun 2000an sedang berkembang. Tidak banyak media sosial yang bisa kita nikmati seperti sekarang ini. Namun tentu kita para pengguna internet era 2000an pernah menggunakan MIRC yaitu sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk saling chat online di internet.
Aku sendiri mengenal MIRC sejak 2003 dan selalu menggunakannya. Saat awal mengenal Internet tidak banyak yang bisa aku buka selain mencari informasi tentang game PlayStation atau Chat online menggunakan MIRC di Warnet (Warung Internet).
![]() |
| Sumber: Wikipedia.org |
Saat tahun 2007 ketika aku mengenal cewek yang menjadi Istriku saat ini. Aku mulai mencari informasi tentang Lombok melalui internet. Saat itu aku berkeinginan untuk berkunjung kesana. Mendatangi cewek itu dan mencoba untuk mengenal tempat baru.
Akupun mulai dengan mencari informasi tentang rute menuju kesana jika berangkat dari Surabaya. Mengenal wilayah tempat dia tinggal. Mempelajari budaya nya bahkan aku mencoba mencari kenalan orang Lombok melalui MIRC.
Beberapa teman ada yang merespon baik adapula yang hanya lewat seperti angin lalu. Seperti Alif teman MIRC ku yang meresponku positif dan dia yang akan aku temui jika aku di Lombok. Hari-hari ku aku gunakan untuk mencari teman online dan informasi tentang Lombok. Kadang juga aku merasa jenuh karena masih bimbang aku harus kesana atau tidak sama sekali.
![]() |
| Alif dan Aku di Januari 2008 |
Banyak faktor yang membuat aku ragu untuk kesana. Salah satunya adalah saat itu kami masih berteman. Hanya berkomunikasi biasa tanpa menjurus ke suatu hubungan yang lebih intens. Hal tersebut terjadi karena memang perkenalan yang singkat dan tiba-tiba jarak memisahkan. Namun karena aku sudah nyaman sehingga komunikasi via telpon dan SMS terjadi setiap harinya.
Kegundahan muncul, apakah aku pantas jika tiba-tiba aku yang bukan siapa-siapa muncul ke daerah orang lain? Apakah tidak terlalu lebay jika aku mempunyai keinginan berkunjung ke Lombok.
Rasa itu terus muncul setiap harinya namun aku tidak bisa menahan rasa inginku untuk berangkat ke Lombok. Aku sangat ingin dan keinginanku sangat besar saat itu. Akhirnya, sebuah pertanda tiba-tiba muncul begitu saja melalui kejadian yang membuat aku yakin harus berangkat ke Lombok.
Siang itu seperti biasa, aku menyempatkan waktu berselancar berinternet ria di sebuah warnet Ketintang, Surabaya dekat dengan kampus Unesa. Aku membuka aplikasi MIRC dan masuk ke room #Lombok. Aku chat dengan beberapa orang hingga aku berkenalan dengan seorang anggota TNI AL bernama Adi.
Aku menyampaikan niatku mengapa aku mencari teman Lombok. Setelah chat berbagai pembahasan tentang nama daerah yang aku maksud hingga nama cewek yang aku maksud. Ternyata ehh ternyata, dia anak dari pemilik sebuah warung lesehan dikampung yang aku tuju. Dia pun mengenal Kakak Istriku bahkan ke Istriku dia juga kenal. Memang benar kalau Dunia ini hanya selebar daun kelor.
Akhirnya kami pun bertukar nomor HP dan dia pun memberikan beberapa informasi bagaimana caraku harus menuju ke kampung dia. Perkenalanku dengan Adi membuatku menghapuskan segala keraguanku untuk berangkat ke Lombok. Perkenalanku dengan Adi membuat aku yakin bahwa apa yang aku lakukan bukan suatu hal yang salah. Dari sekian orang di room Lombok dan sekian waktu yang aku lalui, mengapa aku sampai dipertemukan dengan Adi. Bagiku, itu adalah sebuah pertanda baik karena benar-benar hal yang sangat sulit di cerna karena aku bisa berkenalan dengan orang yang sangat dekat dengan cewek yang akan aku datangi.
Setelah peristiwa langka itu akupun semakin memantapkan hati untuk berangkat ke Lombok. Ternyata keinginan besarku untuk kesana benar-benar didukung oleh alam. Hal itu semakin membuat aku semangat menunggu saat yang tepat untuk kesana.
Akhirnya akupun ke Lombok, namun aku tidak bertemu dengan Adi karena dia tugas di luar Lombok. Aku hanya makan di lesehan nya dengan gratis ketika pertama kali aku tiba. Aku senang bisa ke Lombok, dimana tempat yang benar-benar aku inginkan di tahun 2007.





Baru tau saya kalau MIRS aplikasi chat mas, sangat bermanfaat artikel ny
BalasHapus@Meadiakuaja# mIRC Mass bukan MIRS
BalasHapus