Mempunyai anak merupakan sebuah anugerah yang tak ternilai apalagi mempunyai anak lebih dari satu adalah sebuah kebahagiaan yang amat sangat lebih. Aq dulu mempunyai keinginan untuk memiliki anak lagi jika aq jadi PNS atau mempunyai pekerjaan yang mapan. Dan akhirnya ketika aq diterima menjadi PNS di Baamla RI tahun 2015 saat itu juga Istriq d bulan Februari memberi kabar klo dia sedang hamil.
Kehamilan anak kedua merupakan masa2 sulit bagiq dalam arti karena aq tidak dekat dengan Istriq. Saat itu aq berdinas di Bangka belitung dan Istriq berada di Kota Mojokerto. Aq gak berani ajak Istriq ke Bangka karena banyak pertimbangan karena rata2 saat itu aq dinas hanya 7 bulan saja sehingga aq tidak mungkin memindahkan Istriq dari Babel di Usia hamil ke 7 bulannya. Maka dari itu aq bertahan untuk menaruh Istriq di Kota Mojokerto saja. Sesekali aq dapat p[ulang ke Mojokerto untuk bbrp hari. Berat rasanya, tp aq selalu berdoa untuk kesehatan Istriq dan bayi yang sedang dikandungnya.
Selalu berdoa dan sabar jauh2an, akhirnya di bulan Agustus 2015 kami angkatan V Bakamla yang bukan putera puteri daerah semuanya ditarik ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Pra Jabatan. Ketika di Jakarta Alhamdulillah aq bisa beberapa kali ke Mojokerto berkumpul bersama keluarga dan membangun mental istriq mempersiapkan kelahiran yang kurang beberapa bulan lagi. Setelah beberapa bulan aq di Jakarta tibalah saat dimana aq akan mengikuti kegiatan Pra Jabatan di Ciawi, Bogor pada 19 Oktober 2015. Di situ aq mulai galau karena tanggal tersebut mendekati waktu kelahiran anakq yang kedua, karena aq harus di Ciawi sekitar 3 bulan lamanya.
Inilah dimana moment menentukan terjadi, saat itu aq memberanikan diri untuk ijin untuk pulang sebelum aq benar2 e Ciawi, Bogor selama 3 minggu kedepan. Aq ijin tidak masuk pada tanggal 16 Oktober 2015 dan aq dari Jakarta tanggal 14 Oktober 2015 Sore karena pada tanggal 15 Oktober 2015 tanggal merah. Aq mempertaruhkan waktuq, jika aq pulang namun anakq belum lahir maka setidaknya aq bisa mencium perut Istriq sebelum akhirnya benar2 tidak bisa ke Mojokerto selama 3 minggu kedepan.
![]() |
| Sumber gambar http://kalenderindonesiaonline.blogspot.com/ |
Dan keajaibanmu terjadi, saat itu Istriq tidak merasakan apapun dan kami juga melakukan kegiatan seperti biasa. Ketika hari Jumat malam kami akan jalan2, Istriq mengeluh sedikit nyeri di perutnya. Akhirnya aq putuskan sebelum jalan2 aq mengajak Istriq untuk kontrol karena mungkin aq tidak bisa mengantar lagi untuk 3 minggu kedepan. Setelah sampai di tempat persalinan di Klinik Ananda dekat Terimal Mojokerto ternyata Istriq sudah buka'an 3 dan disarankan untuk menginap. Akhirnya aq putuskan Istriq untuk menginap menunggu perkembangan proses persalinan.
| Dok. Google Maps Foto Juli 2019 |
![]() |
| Moment saat aq dan Tiraya menunggu Istriq di Klinik bersalin |
![]() |
| Menunggu proses persalinan By Yayuk Kalsum |
Saat itu aq langsung mengkondisikan Istriq untuk menginap di Klinik bersalin dan Tiraya dijemput oleh Ibuq untuk kembali pulang kerumah. Proses persalinan anak kedua ini prosesnya begitu cepat namun sangat sakit sekali di akhir2 menjelang persalinan. Saat jam 02:15 WIB akhirnya anak keduaq lahir didunia ini dengan jenis kelamin laki-laki. Rasanya sangat lega sekali bisa menemani Istriq melahirkan yang kedua ini.Lalu aq langsung memberi kabar Ibuq dan Orang tua Istriq bahwa Istri dan anak keduaq lahir dengan sehat dan dengan cara persalinan normal.
![]() |
| Foto saat pertama kali lahir |
![]() |
| Moment berjemur pertama kali |
![]() |
| Arvara sedang beristirahat |
Rasa capekq hilang meskipun 10 jam setelah anakq lahir aq harus kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan diri mengikuti Pra Jabatan PNS di Ciawi Bogor. Pagi itu teman kuliah Istriq datang dan juga teman baikq Laura datang untuk menengok anak keduaq di Klinik. Dan siangnya sekitar jam 11 siang aq diantar Ibuq ke Stasiun untuk berangkat ke Jakarta. Aq sangat bersyukur sekali bisa menemani Istriq melahirkan anak kedua kami. Sehingga aq dapat mengikuti kegiatan Pra Jabatanq dengan penuh konsentrasi.
Seperti biasa, aq selalu memberi nama 7 hari setelah kelahiran anakq. Namun perbedaan tahun ini, aq gak bisa menemani Istriq saat acara Syukuran pemberian nama ke anak keduaq. Untuk anak keduaq ini semua nama berasal dari aq semuanya. Nama depan seperti biasa merupakan nama yang aq dapat dari mimpi dan nama belakang diambil dari penggabungan namaq dan nama Istriq. Sehingga nama anak keduaq adalah Arvara Orya.








