![]() |
| Ketiga Anakku |
Begitu pula dengan nama bayi yang pasti memiliki sebuah arti tertentu. Nama seseorang adalah Doa yang akan diucapkan semua orang kepadanya dan itulah harapan dari setiap orang tuanya. Semua orang tua pasti memberikan nama yang terbaik untuk anak mereka. Sebuah nama yang memiliki arti penting bagi mereka. Sebuah nama yang akan terus di ucapkan oleh semua orang kepada yang bersangkutan. Sepertinya halnya aku ketika memiliki anak-anak yang harus aku rawat dan bearkan. Tentunya aku juga ingin nama yang bermakna dan baik untuk mereka. Aku mempunyai cerita tersendiri ketika aku harus memberikan nama kepada ketiga anakku. Cerita itu bisa kita baca pada ulasan yang aku tulis dibawah ini.
Tiraya Orya Callista
Saat liburan kuliah di siang hari yang panas tahun 2009. Aku memilih untuk menikmati siang itu dengan tidur siang dengan merasakan dinginnya keramik yang meresap di kulitku. Tiba-tiba aku terbangun karena seperti ada yang membisikkan nama "Tiraya" di telingaku. Akupun kaget dan mencoba mengingat nama itu.
Aku sempat searching di google mencari arti nama Tiraya tapi aku tidak menemukannya. Lalu aku sempat membaca di toko buku nama-nama bayi arti nama Tiraya. Disini aku lupa lupa ingat, seingatku ada kata Tiraya dalam bahasa Yunani namun aku lupa artinya.
Tahun demi tahun aku lewati namun ternyata aku tidak bisa melupakan nama itu. Hingga akhir nya aku menikah dan mempunyai anak di tahun 2012. Dan benar, anak pertamaku perempuan. Sangat cocok sekali jika nama itu aku berikan kepadanya.
Aku sengaja memberi anakku 3 kata dalam namanya. Nama awal, tengah dan akhir. Nama awal aku pakai Tiraya, nama tengah aku berikan nama Orya singkatan namaku dan Istriku dan nama belakang aku serahkan pada Istriku dan dia memberikan nama Callista. Ejaan Callista hasil pilihan dari kedua orang tuaku yang sebelumnya aku kasih beberapa pilihan ejaan seperti Calysta, Khalista, Callista, dan lainnya.
Aku memberinya 3 kata nama bukan tanpa maksud. Aku tetap ingin nama ORYA ada meskipun dia nantinya menikah dengan laki-laki yang mewajibkan nama keluarganya di letakkan dibelakang nama anakku perempuanku. Sehingga nama yang dihilangkan tentunya nama terakhir yaitu Callista.
Arvara Orya
Tentunya anak kedua persiapan nama lebih terencana. Aku berniat menyusun nama yang unik untuk anak keduaku. Aku ingin berbau-bau nama Russia. Entah kenapa saat itu aku menginginkan nama seperti itu.
Namun semuanya tidak berjalan dengan lancar. Pikiranku teralihkan lebih kepada masalah aku dan Istriku yang sedang LDR. Saat tahun 2015 aku sudah masuk Bakamla dan sedang dinas di Bangka Belitung. Sehingga yang aku pikirkan adalah kondisi Istriku yang jauh dari aku, dimana tempat melahirkan yang tepat dan berbagai masalah yang bervariatif lainnya.
Hingga akhirnya masuk ke minggu-minggu mendekati hari kelahiran. Aku masih belum mempunyai nama yang tepat meskipun ada beberapa referensi nama. Lalu tiba-tiba aku bermimpi dan di dalam mimpi itu tersebut lah nama Arvara. Saat itu aku tidak terbangun namun aku ingat saat bangun di pagi hari.
Dan benar sekali lagi, anak keduaku laki-laki. Dan nama Arvara sangat tepat untuk diberikan kepadanya. Tentunya dengan nama akhir Orya seperti kakaknya.
Regava Orya
Sama seperti orang tua lainnya, pasti jauh-jauh hari sebelum mencari nama yang tepat untuk calon bayi yang akan lahir. Mereka pasti melakukan berbagai cara seperti searching nama bayi di internet, membaca buku katalog lama dan mencari referensi nama dengan cara lainnya. Namun aku memilih mencari namanya dengan cara yang berbeda.
Seperti kedua anakku sebelumnya, aku lebih memilih untuk mencari nama dengan cara meresapi setiap susunan huruf yang akan aku rangkai. Mencoba merangkai kata dengan tepat dan elok. Tentunya itu membutuhkan waktu yang lama dan menurutku 9 bulan sangat cukup sekali.
Ketika aku shalat Ied di tahun 2018 beberapa bulan sebelum kelahiran anakku. Aku memejamkan mata saat mendengarkan khutbah. Tiba-tiba terlintas sebuah gambaran seseorang menuliskan sebuah nama di atas genting menggunakan "pylox". Sangat jelas sekali orang itu menuliskan nama REGAVA. Akupun membuka mataku dan bersiap untuk melanjutkan shalat Ied.
Saat berjalan kerumah akupun meyakinkan diriku untuk memakai nama itu untuk anakku meskipun aku belum tau jenis kelamin anakku apa. Akupun berdiskusi untuk memakai nama itu untuk anak ketikga kami dan dia setuju. Beberapa bulan kemudian lahirlah anak ketiga kami dan Alhamdulillah anak ketiga kami laki-laki. Akhirnya kami meberikan nama REGAVA ORYA untuk anak ketiga kami.
Aku sangat bangga dan senang dapat memberikan nama yang tepat untuk ketiga anakku. Semuanya bukan datang begitu saja, semua bukan dengan kira-kira, semua aku lakukan dengan menyelam kedalam diriku. Benar-benar mencari apa yang terbaik yang bisa aku berikan kepada ketiga anakku dimulai dengan memberi mereka NAMA.




Setiap nama anak itu adalah doa. Nama-nama anak Abang cukup menarik dan mungkin tidak ada yang sama dengan yang lain.
BalasHapusSangat menarik namanya mas, perbedaan nama anak tidak terlalu mencolok, jdi mudah manggilnya.
BalasHapus@Saad Pamungkas & @Meadiakuaja# Terima Kasih Pak
BalasHapusNamanya bagus-bagus dan tidak pasaran
BalasHapusMakasih, susah susah gampang kasih nama anak
HapusMashaAllah namanya gemoii, marganya juga bagus 🤗
BalasHapusNama adalah doa. Siapapun namanya, semoga kebaikan selalu menyertai si kecil. Btw, sy suka banget baca artikel yang membahas dunia anak😊
BalasHapus